LPPOM MUI dan UHAMKA Tandatangani MoU Program Auditor & Farmasi

JAKARTA (VoA-Islam) – Di sela-sela acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Laboratorium Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) dan pembangunan Gedung Kuliah Fakultas Teknis (FT) UHAMKA, LPPOM MUI  telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan UHAMKA. Penandatangan MoU dilakukan oleh Rektor UHAMKA, Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd dengan Direktur LPPOM MUI Ir. Lukmanul Hakim, M.Si.

Perjanjian kerjasama antara LPPOM MUI dengan UHAMKA ini dalam rangka pelaksanaan kegiatan auditor, penelitian, seminar dan sosialisasi makanan, obat-obatan dan kosmetika yang halal sebagai tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) kedua belah pihak.

Dengan ditandatanganinya Perjanjian kerjasama ini, secara resmi UHAMKA sebagai salah satu perguruan tinggi ditunjuk sebagai mitra LPPOM MUI dalam kegiatan penelitian, sosialisasi, dan audit obat-obatan dan kosmetika halal di Indonesia.

Diantara butir MoU tersebut diantaranya: Kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan kerjasama dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Auditor dan penelitian farmasi halal. Pihak LPPOM MUI dan UHAMKA juga berkomitmen untuk saling membantu dalam melaksanakan berbagai program yang berkenaan dengan Auditor dan penelitian farmasi dengan memanfaatkan sumber daya dan fasilitas yang ada di kedua pihak.

Dalam sambutannya, Direktur LPPOM MUI, Ir. Lukmanul Hakim, M.Si menyatakan bahwa kerja sama dengan UHAMKA diharapkan semakin meningkatkan perhatian dan pelayanan LPPOM MUI di bidang sertifikasi halal, terutama dalam hal penyediaan obat-obatan dan kosmetika halal.

Seperti diketahui, obat-obatan yang beredar di Indonesia hampir 90 persen bahan bakunya berasal dari impor yang tidak terjamin kehalalannya. Oleh karena itu, kerja sama antara LPPOM MUI dengan UHAMKA  di bidang pengkajian dan penelitian diharapkan bisa lebih memfokuskan perhatian terhadap penyediaan obat-obatan halal. Terlebih lagi, dalam waktu dekat akan diberlakukan pelayanan kesehatan masyarakat dalam bentuk Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang memungkinkan konsumsi obat oleh masyarakat bakal semakin meningkat, karena difasilitasi oleh negara. “Kita ingin agar peningkatan kesehatan masyarakat ini diimbangi dengan upaya perlindungan konsumen dari produk yang dijamin kehalalannya.”

Peresmian Gedung

Dalam rangka pembangunan kapasitas kelembagaan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) untuk meningkatkan kualitas pelayanan proses akademik dan daya saing perguruan tingi, UHAMKA membangun gedung  Gedung Laboratorium Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) dan pembangunan Gedung Kuliah Fakultas Teknis (FT) sebagai komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara dalam bidang pendidikan tinggi.

Acara peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut dilaksanakan, Rabu (12/12) pagi di Kampus Farmasi dan Sains UHAMKA, Jl. Delima II/IV Permunas Klender, Jakarta Timur, dihadiri oleh Direktur LPPOM MUI Ir. Lukman Hakim, Menteri Kehutanan, Ketua PP Muhammadiyah (mewakili).

Pembangunan gedung pusat laboratorium Farmasi UHAMKA berlantai empat, selain ditujukan untuk pusat riset dosen dan mahasiswa Farmasi, juga akan digunakan sebagai pusat penelitian obat-obatan dan kosmetika halal UHAMKA dan LPPOM MUI. desastian

– See more at: http://www.voa-islam.com/read/silaturahim/2012/12/12/22321/lppom-mui-dan-uhamka-tandatangani-mou-program-auditor-farmasi/#sthash.o6wzerKr.dpuf